Resmi Pimpin IASR-ITB, Harry Mawardi Perkenalkan Proker BACK2BEK 

Fachrizal Hutabarat

KONGRES Ikatan Alumni Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (IASR ITB) 2026 resmi menetapkan Harry Anugrah Mawardi (DP’04) sebagai Ketua Umum IASR ITB periode 2026–2031 lewat pemilihan tunggal.

Penetapan tersebut dilakukan dalam forum Rapat Umum Anggota (RUA) yang digelar di Aula Barat ITB, Bandung pada Sabtu, 7 Februari 2026, setelah melalui rangkaian tahapan legitimasi organisasi, mulai dari sosialisasi program hingga pemaparan visi dan misi di hadapan peserta kongres.

Pada kongres IASR ITB tersebut, turut hadir beberapa tokoh penting dari FSRD ITB, seperti Dekan FSRD ITB, Kahfiati Kahdar, Wakil Rektor bidang Komunikasi, Andryanto Rikrik Kusmara, hingga Dosen Kriya ITB, John Martono dan masih banyak lagi.

Dalam pemaparannya di forum kongres, Harry memperkenalkan kerangka program kerja bertajuk “BACK2BEK” sebagai visi & misi arah utama kepengurusan IASR ITB lima tahun ke depan. 

Harry mengusung visi menjadikan IASR ITB sebagai rumah kolaboratif yang inklusif, mandiri, dan berdaya guna dalam menyejahterakan alumni serta menginspirasi kemajuan almamater dan ekosistem kreatif Indonesia. 

Visi tersebut diterjemahkan melalui misi membangun sistem pendukung karier dan kesejahteraan alumni, memperkuat hubungan lintas generasi, meningkatkan sinergi dengan FSRD ITB dan IA ITB, menjaga keberlanjutan Pasar Seni ITB sebagai ruang regenerasi kreativitas, serta menghadirkan fasilitas kolaborasi fisik dan digital.

Program ini dirancang untuk memperkuat peran organisasi alumni tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai ekosistem pendukung karier dan kesejahteraan keluarga alumni senirupa ITB. Tiga program kerja BACK2BEK dari Harry antara lain adalah:

Program Dana Abadi IASR

Dana Abadi IASR merupakan dana kolektif alumni yang dikelola secara berkelanjutan untuk membantu kondisi darurat dan mendukung program penting alumni dengan prinsip transparansi dan keberlanjutan jangka panjang.

Alokasi Dana Abadi IASR:

  • Untuk kondisi darurat: kesehatan dan musibah.
  • Menopang program strategis alumni.
  • Dikelola secara transparan dan berkelanjutan.
  • Dana pokok dijaga agar manfaatnya terus berjalan.

Program Talent Pool

IASR Talent Pool dirancang sebagai basis data terkurasi talenta alumni Seni Rupa ITB untuk menjembatani kebutuhan kolaborasi, proyek, dan peluang profesional antara alumni, institusi, dan industri.

Optimalisasi Talent Pool IASR:

  • Database terkurasi talenta alumni FSRD ITB.
  • Mencakup seniman, desainer, kurator, konsultan, dan akademisi.
  • Menjembatani alumni, institusi, dan industri.
  • Membuka peluang kolaborasi dan profesional.
  • Membuat potensi alumni lebih terlihat dan terhubung.

Program Alumni HUB

IASR Hub dirancang sebagai ruang temu alumni dalam bentuk digital dan fisik yang berfungsi sebagai sekretariat kolaborasi untuk koordinasi, kerja bersama, mentoring, dan aktivitas komunitas. Implementasi akan dimulai dari Bandung dan bertahap berkembang ke kota lain.

Ruang kolaborasi ini meliputi:

  • Hub digital sebagai pusat koordinasi alumni
  • Hub fisik sebagai ruang kerja dan kolaborasi
  • Dimulai dari Bandung lalu berkembang ke kota lain
  • Tempat bertukar ide, membangun proyek, dan belajar bersama
  • Menghadirkan IASR secara nyata bagi alumni

Harry Anugrah Mawardi merupakan alumni FSRD ITB dengan latar belakang pendidikan S1 Desain Produk ITB angkatan 2004 dan S2 Desain ITB tahun 2010. Di luar aktivitas kealumnian, Harry dikenal sebagai akademisi sekaligus praktisi desain produk. 

Ia berkiprah sebagai dosen Desain Produk dan aktif dalam pengembangan keilmuan desain, kewirausahaan, serta design thinking. Pengalamannya di industri kreatif telah terentang lebih dari satu dekade, dengan keterlibatan dalam berbagai proyek pengembangan produk, riset desain, hingga program kebijakan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif. 

Selain itu, Harry juga tercatat pernah terlibat dalam pengembangan usaha kreatif berbasis kerajinan dan desain produk, serta berperan dalam berbagai inisiatif kolaboratif antara dunia akademik, industri, dan pemerintah daerah.

Melalui rangkaian program tersebut, IASR ITB diharapkan bertransformasi dari organisasi berbasis keanggotaan menjadi jaringan profesional yang aktif menghubungkan alumni lintas generasi, membuka peluang kolaborasi, serta memperkuat kontribusi komunitas seni rupa ITB bagi ekosistem industri kreatif nasional.

Kepemimpinan baru Harry Mawardi ini sekaligus menandai upaya penguatan kembali peran alumni seni rupa ITB dalam ekosistem industri kreatif nasional—sebuah langkah untuk menghadirkan IASR ITB lebih dekat, relevan, dan terasa manfaatnya bagi para anggotanya maupun publik.

Topik:
Share:
Facebook
X
LinkedIn
Threads
WhatsApp
Related Post