IKATAN Alumni Mesin ITB (IAM ITB) resmi menetapkan Farhan Muhammad (Polpot), MS’99, sebagai Ketua Umum periode 2026–2030 dalam Kongres IAM ITB yang berlangsung pada 31 Januari 2026 di Sekretariat Pusat PP IA-ITB di Jl. Taman Patra Kuningan, Jaksel.
Penetapan tersebut menjadi puncak dari rangkaian proses regenerasi kepemimpinan yang sebelumnya diawali tahap verifikasi calon dan hearing penyampaian visi serta misi kepada para alumni.
Dalam proses pemilihan, Farhan maju sebagai calon tunggal dan memperoleh mandat dari forum kongres sebagai pemimpin baru organisasi. Penetapan ini sekaligus menandai kepercayaan keluarga besar alumni Mesin ITB kepada sosok yang selama ini aktif berkontribusi dalam kegiatan kealumnian maupun profesional.
Farhan atau Polpot sendiri dikenal memiliki pengalaman panjang di sektor energi panas bumi sebagai Founder dan CEO RIGSIS, perusahaan konsultansi rekayasa geothermal yang terlibat dalam berbagai proyek eksplorasi dan pengembangan.
Sebelumnya ia berkarier di Medco Group pada bidang drilling dan business development. Di lingkungan IAM ITB, ia pernah menjabat Ketua Divisi Kewirausahaan (2021–2025), menginisiasi Webinar Series Kewirausahaan dan Sarasehan Panas Bumi, memimpin Tim Adhoc Beasiswa, serta menjadi Ketua Panitia Reuni Akbar IAM ITB 2025.
Dalam berbagai forum, Farhan menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas angkatan, memperluas jejaring profesional alumni, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kompetensi teknik yang dimiliki para alumni Mesin ITB.
Kepemimpinannya diharapkan membawa organisasi semakin solid, adaptif, dan relevan terhadap tantangan industri dan teknologi ke depan.
Pada kesempatan yang sama, IAM ITB juga menyampaikan apresiasi kepada Rilly Hutabarat (M98) atas pengabdian dan dedikasinya selama menjabat sebagai Ketua Umum periode 2020–2025. Selanjutnya, Rilly kini akan bertugas di kepengurusan PP IA-ITB 2025-2029 sebagai bendahara umum, yang dipimpin oleh Ketum Agustin Peranginangin.
Dengan berakhirnya kongres, IAM ITB memasuki babak baru kepemimpinan. Para alumni berharap estafet organisasi dapat terus berjalan melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi, sejalan dengan komitmen untuk melangkah lebih maju sebagai satu keluarga besar alumni Mesin ITB.





