Sebanyak 59 Siswa Bimbel Menggapai Cita Raih Nilai Aman TOBK SNBT GO 2025

Fachrizal Hutabarat

KERJASAMA Bimbel Menggapai Cita yang merupakan kerjasama antara IA-ITB Jakarta × Ganesha Operation (GO) mulai memperlihatkan buah konsistensi dari semangat belajar siswa. Mayoritas siswa peserta tryout edisi November mendapatkan hasil yang baik.

Berdasarkan rekapitulasi hasil nilai ujian try out TOBK SNBT yang diadakan GO dan IA-ITB Jakarta pada periode November 2025, mayoritas peserta berhasil mencapai range kategori nilai Aman, yaitu nilai rataan di atas 600, sebuah indikator kuat kesiapan menghadapi ujian seleksi perguruan tinggi. 

Menurut data Laporan Kemajuan Belajar siswa IA-ITB TA 25/26, dari total 100 peserta try out, sebanyak 59 siswa menembus kategori ini, menjadikan November sebagai bulan dengan performa terbaik sejak program berjalan.

Keberhasilan ini bukan hadir secara tiba-tiba, melainkan akumulasi dari pendekatan Formula 3B (Belajar–Berlatih–Bertanding) yang diterapkan oleh GO secara disiplin kepada seluruh siswanya.

Pada tahap Belajar, mayoritas peserta menunjukkan kedisiplinan presensi yang tinggi, dengan 55% siswa menorehkan kehadiran 90–100%. 

Tahap Berlatih pun mencatatkan hasil yang sangat kuat, sebanyak 84% peserta berhasil menuntaskan 100% latihan soal, memperlihatkan konsistensi yang menjadi fondasi performa mereka di TOBK.

Sedangkan pada tahap Bertanding, grafik penilaian memperlihatkan tiga kelompok utama: Aman (59 siswa), Berpotensi dengan nilai 500–600 (24 siswa), serta Kurang di bawah 500 (17 siswa). 

Meski kelompok terakhir masih memerlukan penguatan, keseluruhan capaian memperlihatkan tren positif dan peningkatan signifikan jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Formula 3B—Belajar, Berlatih, dan Bertanding—menjadi kerangka utama pembinaan dalam program Bimbel Menggapai Cita, di mana siswa terlebih dahulu memperkuat pemahaman konsep melalui tahap Belajar, kemudian mengasah kemampuan lewat pengerjaan latihan soal secara konsisten pada tahap Berlatih, dan akhirnya menguji kesiapan mereka melalui rangkaian try out pada tahap Bertanding. 

Pendekatan berlapis ini memastikan setiap peserta tidak hanya menguasai materi, tetapi juga terbiasa menghadapi berbagai variasi soal dan tekanan ujian, sehingga mampu menunjukkan performa terbaik pada TOBK SNBT yang menjadi tolok ukur kesiapan mereka menuju perguruan tinggi.

Seluruh siswa yang belum mencapai kategori yang diharapkan akan terus mendapatkan pendampingan intensif pada bulan-bulan berikutnya. 

GO dan IA-ITB Jakarta telah menyiapkan rangkaian latihan tambahan, kelas pengayaan materi, serta evaluasi rutin untuk memastikan setiap peserta mendapat kesempatan yang sama untuk memperbaiki performa. 

Kolaborasi IA-ITB Jakarta dan GO dalam program ini menegaskan komitmen kedua institusi untuk hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan belajar, tetapi sebagai pendamping perjalanan akademik generasi muda menuju bangku perguruan tinggi. 

Dengan pendekatan terstruktur, pemantauan progres berkelanjutan, dan budaya evaluasi yang konsisten, program ini kembali membuktikan bahwa kerja sama yang tepat mampu memberikan dampak nyata bagi kesiapan siswa menghadapi SNBT.

Keberhasilan peserta menembus kategori Aman pada TOBK GO November menjadi penanda penting bahwa semakin banyak siswa yang berada pada jalur yang benar menuju kampus impian mereka.

Latar Belakang Bimbel Menggapai Cita

Program Bimbel Gratis Menggapai Cita yang digagas oleh para alumni ITB lewat IA-ITB Jakarta, bekerjasama dengan Disdik DKI dan Ganesha Operation resmi bergulir sejak 13 Oktober 2025. 

Hingga kini, tercatat 100 siswa telah bergabung dan tersebar di berbagai cabang, mulai dari Depok, Jakarta, hingga Tangerang Kota. Beberapa titik kegiatan meliputi Delima Raya, Lampiri 11 A, Pemuda 22, Plumpang, Sunter, Cimanggis, Kebun Jeruk, Tebet, Cengkareng, Cinere, dan Akses UI 168.

Fokus utama membantu siswa-siswi SMA Negeri di Jakarta penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP). Program ini menjadi bentuk nyata semangat giving back to society dari para alumni untuk membuka akses pendidikan yang lebih setara bagi pelajar dengan keterbatasan ekonomi.

Direktur Utama Badan Otorita Borobudur sekaligus Ketua IA-ITB Agustin Peranginangin mengatakan, program beasiswa bimbel ini sebagai bentuk sosial nyata kepedulian dari alumni ITB kepada pelajar di Jakarta untuk meningkatkan peluang masuk PTN.

“Alumni ITB Jakarta bersama alumni pusat menunjukkan perhatian besar terhadap anak-anak Jakarta. Mereka ingin memastikan calon mahasiswa siap membangun dirinya, keluarganya, dan masyarakat ketika memasuki perguruan tinggi,” ujar Angin saat sosialisasi bimbel gratis Menggapai Cita di Kantor Disdik DKI pada 16 Agustus 2025 lalu. 

Para peserta bimbel mendapatkan dukungan penuh untuk mempersiapkan diri menghadapi Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). 

Pada akhirnya, program ini menjadi langkah nyata membuka jalan lahirnya generasi baru sarjana yang membawa perubahan positif bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Dukungan ini memperkuat kualitas kegiatan sekaligus menumbuhkan kesiapan akademik, rasa percaya diri, serta motivasi bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Topik:
Share:
Facebook
X
LinkedIn
Threads
WhatsApp
Related Post