Phapros & PFN Gelar Nobar “Menuju Pelaminan”, Reuni Alumni ITB Berjalan Seru

Fachrizal Hutabarat

SUASANA akrab langsung terasa saat PT Phapros Tbk dan PT Produksi Film Negara (PFN) menggelar Nonton Bareng film Menuju Pelaminan di Cinema XXI Kuningan City, Jumat, 14 November 2025 lalu. 

Acara yang berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.00 WIB ini menjadi momen istimewa bagi para alumni untuk bernostalgia sambil menikmati film “Menuju Pelaminan”.

Plt. Direktur PT Phapros Tbk, Ida Rahmi Kurniasih (FA’93), menegaskan nilai penting kesehatan yang menyeluruh. 

“Kami meyakini di Phapros bahwa kesehatan itu holistik. Tidak hanya diobati, tapi juga perlu dicegah. Silaturahmi yang baik juga bagian dari kualitas hidup. Seperti studi Harvard, kualitas hubungan sangat menentukan kesehatan jangka panjang. Jadi jangan lupa, vitamin Phapros itu penting untuk menjaga daya tahan,” ujarnya.

Phapros memaknai kegiatan ini sebagai bentuk komitmen mendorong gaya hidup sehat melalui interaksi sosial yang kuat, sebuah pesan yang disambut hangat oleh para peserta.

Lebih dari sekadar menonton bersama, kegiatan ini menjadi ajang reuni untuk melepas rindu, berbagi tawa, dan menghidupkan kembali kenangan masa kuliah di kampus Ganesha. 

Alumni ITB dari berbagai angkatan, bersama perwakilan kedua perusahaan, hadir memenuhi studio dan menjadikan acara ini ajang silaturahmi yang penuh energi positif.

Sementara itu, dari Ikatan Alumni ITB, Muhammad Saifulah Saiful hadir mewakili Ketua Umum. Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. 

“Kami senang bisa kumpul lintas angkatan dan jurusan. Ini sejalan dengan misi kami: mempererat jaringan lewat Ganesha Circle, mendukung karya teman-teman lewat Ganesha Biz, dan menunjukkan kepedulian lewat Ganesha Care,” tuturnya. 

Bagi PFN, kolaborasi ini menjadi bukti kuatnya hubungan antara sektor kesehatan, kreatif, dan komunitas alumni dalam memperkuat ekosistem film nasional. 

PFN mengapresiasi peran aktif Phapros dalam menyukseskan acara dan membuka potensi kolaborasi jangka panjang.

Menuju Pelaminan sendiri merupakan film perdana dari program Indonesia Film Financing (IFF), skema pembiayaan berbasis investasi yang dirancang PFN untuk mendukung rumah produksi skala UMKM. 

Diproduksi oleh PFN bersama Rekam Film dan Little Green White, film ini mengusung drama komedi keluarga dengan sentuhan budaya Minang dan Jawa, dan telah tayang sejak 16 Oktober 2025.

Melalui rangkaian nobar bersama komunitas dan institusi, PFN ingin memperluas jangkauan pesan positif film ini. Nobar ini bukan sekadar menonton film, tetapi juga ruang bagi komunitas Ganesha untuk berkumpul dan mendukung kreativitas anak bangsa.

Phapros, PFN, dan Ikatan Alumni ITB berharap kegiatan serupa dapat menjadi gerakan kolektif untuk menghidupkan kembali budaya menonton film nasional dan merayakan karya kreatif anak bangsa.

Topik:
Share:
Facebook
X
LinkedIn
Threads
WhatsApp
Related Post