IKATAN Alumni Mesin ITB (IAM ITB) memasuki tahap lanjutan dalam proses regenerasi kepemimpinan dengan menggelar sesi hearing untuk memperkenalkan profil calon tunggal Ketua Umum periode 2026–2029, Farhan Muhammad (Polpot), MS’99.
Agenda ini menjadi momentum penting bagi para alumni untuk mengenal lebih dekat figur yang siap melanjutkan estafet organisasi, sekaligus mendengar langsung arah visi dan misi yang ia tawarkan untuk masa depan IAM ITB.
Farhan atau Polpot, yang dikenal melalui kiprahnya di sektor energi panas bumi serta kontribusinya dalam aktivitas kealumnian, dihadirkan sebagai calon tunggal setelah melalui proses verifikasi dan penilaian administratif.
Selain itu, Polpot hadir sebagai sosok dengan pengalaman profesional yang luas, terutama di industri energi panas bumi.
Sejak 2014, ia memimpin RIGSIS sebagai Founder dan CEO, sebuah perusahaan konsultansi rekayasa panas bumi yang terlibat dalam berbagai proyek eksplorasi dan pengembangan fasilitas.
Sebelum itu, Farhan membangun landasan kariernya di Medco Group (2009–2014) dalam bidang drilling dan business development, memperkuat keahliannya dalam sektor energi dan pengelolaan proyek berskala besar.
Kontribusinya di IAM ITB pun tak kalah kuat. Ia pernah dipercaya sebagai Ketua Divisi Kewirausahaan pada periode 2021–2025 dan terlibat dalam penyelenggaraan berbagai inisiatif seperti Webinar Series Kewirausahaan (2021–2022) dan Sarasehan Panas Bumi (2022).
Selain itu, ia memimpin Tim Adhoc Beasiswa IAM ITB, serta baru-baru ini menjabat sebagai Ketua Panitia Reuni Akbar IAM ITB pada periode September–Mei 2025.
Rekam jejak ini menunjukkan perannya sebagai figur yang konsisten membangun ruang kolaborasi, pembelajaran, dan kontribusi untuk komunitas alumni.
Sesi hearing ini akan dilaksanakan pada 4 Desember 2025, pukul 19.00 WIB, bertempat di Sekretariat PP IA–ITB, Jl. Taman Patra V No.14, Jakarta Selatan, dan dibuka pula melalui Zoom Meeting untuk memastikan partisipasi alumni dari berbagai wilayah.
Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog terbuka, di mana alumni dapat bertanya, memberi masukan, sekaligus menguji gagasan Farhan terkait arah organisasi untuk tiga tahun mendatang.
Dengan digelarnya agenda ini, IAM ITB menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan partisipasi luas dalam proses demokrasi internal.
Kehadiran para alumni menjadi kunci dalam memastikan bahwa arah organisasi tetap relevan, adaptif, dan solid menghadapi tantangan ke depan.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Batara Sinaga (MS’10): +62812-1422-6495.





