Bantuan ITB Peduli Sumatera Berjalan, Donasi Alumni Terhimpun Capai Rp 62,3 Juta

Fachrizal Hutabarat

UPAYA solidaritas keluarga besar Insititut Teknologi Bandung, Ikatan Alumni ITB, dan Rumah Amal Salman bagi korban banjir dan longsor di Sumatera terus menunjukkan progres berarti. 

Hingga Sabtu, 29 November 2025 pukul 18.48 WIB, laporan resmi menunjukkan bahwa total dana kemanusiaan yang berhasil dihimpun mencapai Rp 62.346.000

Donasi yang terhimpun tsersebut berasal dari alumni di berbagai daerah: Aceh (Rp 21,3 juta), Sumatera Utara (Rp 12,7 juta), dan Sumatera Barat (Rp 28,3 juta). 

Sementara itu, dana yang telah tersalurkan untuk bantuan tahap awal tercatat sebesar Rp 10.188.500.

Penyaluran bantuan sendiri dilakukan secara terpadu melalui skema ITB Peduli Sumatera, melibatkan alumni lintas angkatan, unit inovasi kampus, hingga mitra kemanusiaan di daerah. 

Bantuan pertama berupa unit filter air karya alumni ITB dari PT Horizon Teknologi telah diberangkatkan melalui pesawat Hercules dan menunggu penerbangan lanjutan menuju Aceh. 

Inovasi teknologi bencana dari DPMK ITB juga dikerahkan, yaitu IGW Membran Ultrafiltrasi Air Siap Minum karya Prof. Ir. I Gede Wenten Ph.D sebanyak 47 unit untuk mendukung kebutuhan air bersih di wilayah terdampak.

Selain itu, bahan makanan siap saji disalurkan melalui Pengda IA ITB Aceh dan Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (USK) untuk masyarakat di Pidie Jaya serta daerah lain di Aceh. 

Penyaluran bantuan untuk Sumatera Barat dan Sumatera Utara dijadwalkan berlangsung berurutan mulai Minggu, 30 November 2025. 

Di sisi lain, alumni ITB di Idi dan Langsa turut mengirimkan satu unit Starlink untuk mendukung komunikasi darurat, bekerja sama dengan Dinas PU Aceh. 

Informasi lapangan menunjukkan bahwa akses komunikasi masih sangat dibutuhkan di Kabupaten Aceh Tamiang, Lhoksukon, Bener Meriah, Takengon, dan Gayo Lues.

Skema distribusi ini menegaskan peran aktif alumni ITB dalam merespons bencana secara cepat, terkoordinasi, dan berbasis teknologi. 

Hingga per 1 Desember 2025, data terbaru dari BNPB menunjukkan tingkat keparahan bencana yang jauh lebih besar dari perkiraan awal. 

Total 442 jiwa dilaporkan meninggal dunia, sementara 402 orang masih dalam pencarian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Sumatera Utara menjadi wilayah dengan korban tertinggi, mencatat 217 jiwa meninggal. 

Pada saat yang sama, lebih dari 33.000 jiwa berhasil dievakuasi dalam operasi penyelamatan berskala besar. 

Krisis ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur luas, terputusnya akses jalan dan komunikasi, serta ribuan warga kehilangan tempat tinggal. 

Hal ini menggambarkan betapa mendesaknya kebutuhan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan.

Hingga kini, penghimpunan dana masih terus dibuka, mengingat kebutuhan lapangan yang luas dan kondisi masyarakat yang masih memerlukan dukungan jangka pendek maupun pemulihan awal. 

Spirit sauyunan antar alumni ITB ini diharapkan menjadi energi kolektif untuk memperkuat solidaritas di masa-masa krisis bagi saudara-saudara di Sumatera.

Rekening Bantuan Banjir dan Longsor Sumatera.

ITB, Ikatan Alumni, dan Rumah Amal Salman pun mengajak masyarakat berpartisipasi melalui infak kemanusiaan. Donasi akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan darurat di tiga wilayah terdampak.


Masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui rekening berikut ini:

Aceh: BSI: 6333888335

Sumatera Utara: BSI: 6336334246

Sumatera Barat: BSI: 6336334337

a.n. Yayasan Rumah Amal Salman

Informasi & Konfirmasi: wa.me/628112228333

ITB menyampaikan doa dan solidaritas bagi seluruh penyintas agar diberikan kekuatan, perlindungan, serta pemulihan yang segera.

Topik:
Share:
Facebook
X
LinkedIn
Threads
WhatsApp
Related Post