Wasekjen IA-ITB Dorong Penguatan “Semangat Juang GIN²” di Tubuh Alumni

Fachrizal Hutabarat

PENGURUS Pusat Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) 2025-2029 terus mendorong penguatan nilai dan semangat dasar organisasi kealumnian seiring dengan dinamika tantangan ke depan. 

Di tengah penguatan struktur dan tata kelola organisasi, IA-ITB diarahkan untuk tidak hanya berfungsi sebagai wadah administratif, tetapi juga sebagai gerakan kolektif yang aktif, relevan, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi alumni, almamater, serta masyarakat luas.

Selaras dengan arah tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal IA-ITB, Ilma Mauldhiya Herwandi menegaskan urgensi semangat juang GIN² sebagai motor penggerak organisasi.

Dalam sudut pandang pribadinya, Ilma menyampaikan pemikiran mengenai pentingnya semangat juang GIN2 yang perlu dimiliki oleh seluruh Insan Ganesha. GIN2 merupakan kepanjangan dari Gerakan Inovator Nasional 2045, sebuah semangat bersama yang berangkat dari karakter fundamental ITB sebagai kampus berbasis inovasi.

“Spirit dasar ITB sesungguhnya sederhana, yakni inovasi. Sejak masa perkuliahan, kita selalu dibiasakan untuk melahirkan inovasi, baik di ranah teknologi, sains, maupun seni. Kini saatnya semangat juang tersebut kita wujudkan menjadi sebuah gerakan kolektif,” terang Ilma dalam acara Rakernas IA-ITB 2025 yang digelar di Jakarta pada 13 Desember 2025 lalu.

Ia menegaskan bahwa Gerakan Inovator Nasional 2045 tidak dirancang sebagai gagasan yang terbatas pada lingkup internal saja. Menurutnya, IA-ITB dapat menjadi titik awal tumbuhnya semangat inovasi yang memberikan dampak lebih luas secara nasional.

“Gerakan ini semestinya berangkat dari IA-ITB. Namun harapannya, semangat ini dapat berkembang lebih luas dan menginspirasi alumni dari berbagai perguruan tinggi lain untuk membangun gerakan inovasi yang berkontribusi bagi bangsa,” tuturnya dikutip dari jakartasatu pada 15 Desember 2025.

Lebih jauh, Ilma menegaskan bahwa tujuan utama dari semangat GIN2 adalah mendorong lahirnya solusi-solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan nasional dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Ini bukan sekadar slogan. Ini adalah semangat gerakan yang berfokus pada inovasi untuk bangsa, dengan tujuan yang jelas, yakni masa keemasan Indonesia pada tahun 2045,” tegasnya.

Nilai tersebut dipahami sebagai penguatan daya juang alumni ITB yang tidak berhenti pada keterlibatan struktural, melainkan diwujudkan melalui konsistensi gagasan, keberanian mengambil peran, serta aksi kolektif yang memberikan dampak.

Dengan semangat juang GIN², IA-ITB diharapkan dapat bergerak sebagai organisasi alumni yang dinamis, adaptif, dan mampu merespons tantangan zaman, sekaligus memperkuat kontribusi nyata alumni ITB bagi almamater dan bangsa.

Melalui Rakernas IA-ITB 2025 tersebut, turut diumumkan struktur PP IA-ITB 2025-2029. Struktur bidang kealumnian ini dirancang untuk memperkuat fungsi layanan, kolaborasi, dan keberlanjutan organisasi, sekaligus membuka ruang partisipasi yang luas bagi alumni ITB di berbagai sektor.

Ketua PP IA-ITB Agustin Peranginangin menegaskan bahwa pengukuhan tidak dimaknai sebagai seremoni formal semata, melainkan sebagai upaya memperkuat fondasi kebersamaan lintas generasi alumni.

Oleh sebab itu, ia berharap struktur kepengurusan yang telah dibentuk mampu bekerja lebih solid, seirama, dan kolaboratif.

“Sebenarnya semuanya telah kokoh. Kami berharap pengukuhan ini dapat membuat semuanya semakin kompak dan solid. Kami juga mengucapkan selamat kepada pengurus pusat Ikatan Alumni ITB, para wakil ketua serta wakil sekretaris jenderal yang telah resmi dikukuhkan pada siang hari ini,” ungkapnya saat berlangsungnya acara.

Dengan semangat juang GIN² yang terus digaungkan, IA-ITB diharapkan mampu menjaga relevansi perannya di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi yang terus berkembang. Nilai inovasi yang telah menjadi DNA ITB sejak di bangku kuliah kini ditantang untuk diterjemahkan ke dalam kerja-kerja kolektif yang terstruktur, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.

Ke depan, penguatan struktur organisasi yang diiringi semangat juang dan kolaborasi lintas generasi alumni menjadi modal penting bagi IA-ITB untuk melangkah lebih jauh. Dengan mengedepankan inovasi, solidaritas, dan kebermanfaatan, IA-ITB diharapkan dapat terus berkontribusi aktif dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045, sekaligus menjaga nilai ke-ITB-an tetap hidup di setiap langkah pengabdiannya.

Topik:
Share:
Facebook
X
LinkedIn
Threads
WhatsApp
Related Post