PRESIDEN Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik jajaran Dewan Energi Nasional (DEN) sebagai lembaga strategis negara yang bertugas memperkuat arah kebijakan energi nasional jangka panjang.
Dewan Energi Nasional dibentuk untuk menyusun, mengawal, dan mengevaluasi Kebijakan Energi Nasional (KEN) secara lintas sektor dan berjangka panjang. Pemerintah menempatkan DEN sebagai forum strategis untuk menyatukan kebijakan energi lintas kementerian, sekaligus menjaga konsistensi arah menuju swasembada dan kedaulatan energi nasional.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa isu energi menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.
“Masalah energi menjadi salah satu prioritas dari bangsa kita, dari pemerintah. Setelah kita berhasil mencapai swasembada pangan, berikutnya adalah kerja keras untuk mencapai swasembada energi,” ujarnya saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 28 Januari 2025, mengutip dari situs resmi Kementerian Keuangan.
Dalam struktur DEN, Presiden Prabowo Subianto bertindak langsung sebagai Ketua Dewan Energi Nasional, dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menjabat sebagai Ketua Harian DEN.
Menariknya, pada susunan DEN terbaru tersebut, ada dua alumni penting Institut Teknologi Bandung (ITB) dipercaya mengemban peran penting, yakni Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto (FT’94) serta Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (EL’83).
Sebagai Mendiktisaintek, Brian Yuliarto membawa perspektif kuat dari sisi sains, riset, dan inovasi teknologi. Alumni Teknik Fisika ITB ini dikenal sebagai akademisi dan ilmuwan yang lama berkecimpung dalam riset nanoteknologi, yang relevan dengan pengembangan energi baru dan terbarukan serta penguatan kapasitas riset nasional.
Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa, alumni Teknik Elektro ITB, hadir dengan latar belakang ekonomi makro dan kebijakan fiskal. Perannya sebagai Menteri Keuangan sekaligus anggota DEN menjadi kunci dalam memastikan kebijakan energi tetap sejalan dengan kemampuan fiskal negara, termasuk pengelolaan subsidi, investasi energi, dan stabilitas anggaran.
Susunan Anggota Dewan Energi Nasional
Susunan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) didasarkan pada hukum pelantikan berdasarkan Keppres 134/P Tahun 2025 (anggota dari pemangku kepentingan) dan Keppres 6/P Tahun 2026 (anggota dari unsur pemerintah).
Anggota DEN terdiri atas unsur pemerintah dan unsur pemangku kepentingan. Dari unsur pemerintah, jajaran yang dilantik meliputi:
- Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Ketua Harian DEN)
- Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian
- Rachmat Pambudy, Menteri PPN/Kepala Bappenas
- Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
- Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan
- Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan
- Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian
- Hanuf Faisol, Menteri Lingkungan Hidup
Selain itu, dari unsur pemangku kepentingan, Presiden juga melantik delapan tokoh yang dinilai memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang energi, yakni Johni Jonatan Numberi, Mohamad Fadhil Hasan, Satya Widya Yudha, Sripeni Inten Cahyani, Unggul Priyanto, Saleh Abdurrahman, Muhammad Kholid Syeirazi, serta Surono.
Penunjukan Brian Yuliarto dan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai bagian dari Dewan Energi Nasional kembali menegaskan kontribusi alumni ITB dalam perumusan kebijakan strategis negara.
Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo, terdapat empat fokus pengembangan energi ke depan. Yang pertama adalah kedaulatan energi tanpa ada intervensi pihak lain, lalu ketahanan energi yang akan ditingkatkan menjadi tiga bulan, kemudian kemandirian energi, dan swasembada energi.
Dengan dukungan jajaran menteri dan pemangku kepentingan lintas sektor, DEN diharapkan mampu merumuskan arah kebijakan energi yang berdaulat, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan jangka panjang bangsa.





