IKATAN Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Jakarta berkolaborasi dengan lembaga bimbingan belajar Ganesha Operation (GO) dalam menyiapkan program beasiswa bimbel gratis bagi siswa SMA penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Program ini bertujuan mendorong lebih banyak pelajar ibu kota lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit.
Program ini diluncurkan di kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Selasa 16 Agustus 2025. Menurut panitia, siswa yang terpilih akan mendapatkan akses penuh mengikuti kelas persiapan Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) melalui platform digital GO Expert TOBK.
Direktur Utama Badan Otorita Borobudur sekaligus Ketua IA-ITB Agustin Peranginangin mengatakan, program beasiswa bimbel ini sebagai bentuk nyata kepedulian masyarakat.
“Alumni ITB Jakarta bersama alumni pusat menunjukkan perhatian besar terhadap anak-anak Jakarta. Mereka ingin memastikan calon mahasiswa siap membangun dirinya, keluarganya, dan masyarakat ketika memasuki perguruan tinggi,” ujar Angin.
Agustin atau Angin menilai, kesiapan menghadapi Jakarta sebagai kota global sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pendidikan menjadi pondasi utama untuk mencetak generasi yang mampu bersaing.
Pemilihan Bimbel Ganesha Operation sebagai mitra sendiri dilakukan karena rekam jejak GO yang stabil dalam meluluskan puluhan ribu siswa ke PTN setiap tahunnya.
“Seleksi masuk itu kan melalui SNBP sama SNBT. Nah, Ganesha Operation memiliki kapabilitas dan keunggulan untuk membentuk siswa tadi lulus ke PTN. Terbukti tahun ini saja kita meluluskan lebih dari 53 ribu ke PTN,” kata Junianto dari pihak Ganesha Operations saat membawa jalannya acara.
Junianto menambahkan, untuk siswa penerima KJP biaya bimbel sepenuhnya ditanggung oleh alumni ITB Jakarta.
“Kalau reguler itu berbayar oleh orang tua, tapi khusus penerima beasiswa ini gratis karena biayanya ditanggung Ikatan Alumni ITB Jakarta,” kata Junianto.
Program ini juga melakukan seleksi secara daring melalui GO Expert TOBK untuk menilai potensi siswa. Hanya peserta dengan peluang kelulusan tinggi yang diprioritaskan mendapatkan beasiswa bimbingan belajar.
“Kami berharap tahun depan program ini bisa berlanjut dan jumlah penerima manfaat semakin bertambah. Pesan kami kepada siswa, beranilah bermimpi dan siapkan diri dengan sistem belajar yang konsisten agar bisa bersaing masuk PTN,” ujar Junianto.
Tahapan seleksi sendiri dilakukan secara daring untuk memastikan program ini menjangkau siswa secara luas dan objektif. Mereka yang lolos seleksi akan dibimbing intensif oleh tim pengajar Ganesha Operation.
Sementara itu, tim manajemen GO menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran akan lebih sistematis dengan penekanan pada strategi mengerjakan soal dan pemahaman konsep.
“Kami ingin siswa berani bermimpi masuk kampus terbaik dan percaya diri menghadapi seleksi. Dengan bimbingan yang tepat, peluang mereka jauh lebih besar,” jelas kata Junianto.
Beasiswa penuh diberikan untuk siswa penerima KJP, sedangkan siswa reguler tetap dapat mengikuti program ini dengan biaya sendiri. IA-ITB Jakarta berharap inisiatif ini bisa berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan jumlah penerima manfaat yang lebih banyak.





