DIREKTORAT Kealumnian dan Pengembangan Karier (Ditlumnier) ITB resmi meluncurkan Buletin ASA (Almamater Sapa Alumni) edisi perdana pada November 2025.
Buletin ini menjadi jembatan silaturahmi antara kampus Ganesha dan para alumni di berbagai penjuru dunia, menghadirkan rangkuman capaian, kegiatan, dan inspirasi dari sivitas akademika maupun alumni ITB.
“Dengan semangat membawa berita baik dari almamater kepada alumni, kami berharap setiap detik silaturahmi ini membawa satu juta kebaikan. Bunga mawar bunga telang, mari kembali pulang. Salam Ditlumnier,” ujar Sophie Damayanti, Direktur Ditlumnier ITB pada Novemvber 2025.
Edisi perdana ASA menyoroti berbagai momen penting sepanjang tahun 2025. Salah satunya adalah peresmian RuKA (Ruang Kreasi Bersama–Alumni), sebuah ruang kolaboratif di Jl. Ganesha No.15 yang menjadi wadah bertemunya ide, aksi, dan solusi untuk gerakan perubahan nyata.
Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara meresmikan RuKA pada 29 Agustus 2025, menegaskan simbol kembalinya alumni bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan mencipta masa depan bersama.
Selain itu, wondr ITB Ultra Marathon 2025 juga menjadi sorotan dengan kehadiran 3.775 pelari yang menempuh rute Jakarta–Bandung sejauh 180 km.
Acara ini berhasil menghimpun donasi lebih dari Rp2 miliar untuk kegiatan sosial dan pendidikan. Semangat kolaboratif alumni juga terlihat pada kegiatan lain seperti ALSI ITB 3on3 Basketball Festival, ITB Jogja Plesiride, hingga ITB Golf Homecoming.
Dari dunia seni, Pasar Seni ITB 2025 kembali digelar setelah 11 tahun dan berhasil menarik perhatian lebih dari 200 ribu pengunjung. Festival ini menampilkan pameran “Adicitra Ganesha”, yang memadukan karya lintas generasi dan menghadirkan pertunjukan dari Project Pop, Panas Dalam, serta Band Alumni ITB.
Tak kalah membanggakan, ITB juga mencatat sederet capaian monumental—mulai dari 16 penelitinya masuk daftar World’s Top 2% Scientists 2025 versi Stanford University, peresmian Museum ITB di Sabuga, hingga peluncuran Gedung Labtek XV hasil kolaborasi dengan Pertamina dan ParagonCorp.
Dalam skala nasional, ITB sukses menyelenggarakan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 yang dihadiri Presiden dan tujuh menteri kabinet.
Dari ranah alumni, kiprah enam alumni ITB yang kini menjabat sebagai menteri kabinet menegaskan kontribusi nyata terhadap bangsa. Sementara itu, Zagy Yakana Berian (MS’16) turut mengharumkan nama ITB dengan terpilih sebagai penasihat muda Sekjen PBB untuk Perubahan Iklim, satu-satunya perwakilan dari Asia Tenggara.
Melalui ASA, Ditlumnier ITB tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun ruang batin bagi alumni untuk kembali merasa dekat dengan almamater.
Penanggung Jawab dan team redaksi Buletin ASA sendiri adalah : Pemimpin Redaksi: Sophie Damayanti (WRKMAA), Editor: Ardiyan Harimawan & Alfita Puspa Handayani, Desainer: Koko Panji Komara, Tim Pendukung: Dewi Rupiani, Nia Handayani, Kartika Ratnaningtyas, Asep Kurnia, dan Supangkat.
Di bawah koordinasi tim ini, Buletin ASA disusun dengan semangat kolaboratif yang merepresentasikan nilai kekeluargaan di lingkungan ITB. Setiap rubrik dirancang untuk menghadirkan kabar hangat dari kampus, menampilkan prestasi alumni, hingga menumbuhkan semangat berbagi antar generasi Ganesha.
Melalui kerja keras tim redaksi, ASA diharapkan menjadi media yang konsisten menyapa alumni sekaligus menjadi ruang inspiratif yang mempererat hubungan antara almamater dan warganya di seluruh penjuru dunia.
Sebagai bagian dari semangat berbagi itu, Ditlumnier ITB juga mengajak seluruh alumni untuk berpartisipasi dalam gerakan INSPIRASI BERBAGI – BPUDL ITB melalui donasi Dana Lestari.
Donasi di: inspirasiberbagi.itb.ac.id.
Mari bersama kuatkan pendidikan dengan Dana Lestari, demi keberlanjutan ilmu, inovasi, dan kebaikan dari kampus Ganesha untuk Indonesia.
Mari nikmati setiap kisah, capaian, dan inspirasi dari almamater tercinta dalam satu buletin yang dirancang khusus untuk menyapa dan menghubungkan kembali keluarga besar ITB di mana pun berada.
Dari Ganesha untuk Nusantara, dari alumni untuk Indonesia, karena setiap ASA adalah panggilan untuk kembali pulang.
Untuk membaca versi lengkap Buletin ASA Edisi 1, alumni dapat mengunduhnya lewat tautan berikut:





