RANGKAIAN Kejuaraan Bola Basket Triwarga 2026 resmi berakhir di GOR Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Minggu, 25 Januari 2026 lalu.
Penutupan kejuaraan ditandai dengan penyerahan piala kepada para pemenang oleh Gubernur DKI Jakarta, sekaligus alumni ITB, Pramono Anung atau akrab dipanggil Mas Pram. Seremoni sekaligus menegaskan suksesnya ajang “El Clasico” yang mempertemukan antar alumni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.
Dalam sambutannya, Mas Pram menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan yang berlangsung lancar dan penuh semangat sportivitas. Ia menilai ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan wadah kebersamaan alumni perguruan tinggi negeri ternama yang mampu memperkuat silaturahmi lintas generasi.
“Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat silaturahmi. Kejuaraan ini bukan semata-mata tentang menang atau kalah, melainkan tentang membangun solidaritas dan kebersamaan,” kata Mas Pram mengutip dari rilis resmi Pemprov DKI Jakarta.go.id.
Ia juga mengapresiasi panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kejuaraan tersebut. Menurutnya, semangat juang dan sportivitas yang ditunjukkan para peserta dari kontingen alumni UI, ITB, dan UGM menjadi contoh positif bagi generasi muda, khususnya dalam menjunjung nilai-nilai fair play di dunia olahraga.
“Terima kasih kepada seluruh kontingen alumni UI, ITB, dan UGM atas partisipasi dan sportivitas yang ditunjukkan selama pertandingan. Nilai-nilai fair play yang ditampilkan patut menjadi teladan bagi generasi muda,” tambahnya.
Lebih jauh, Mas Pram berharap Kejuaraan Basket Triwarga dapat berlanjut dan berkembang menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam pengembangan olahraga basket nasional. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus membuka diri terhadap penyelenggaraan berbagai ajang olahraga, baik berskala nasional maupun internasional.
“Kebersamaan ini harus mampu melahirkan kolaborasi yang nyata, khususnya dalam memajukan olahraga basket di Indonesia. Jakarta siap menjadi tuan rumah kegiatan olahraga berskala nasional maupun internasional, termasuk bola basket,” ujarnya.
Menutup rangkaian acara, Pramono menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang di berbagai kategori usia (KU), yakni KU 30 Putra, KU 40 Putra, KU 50 Putra, dan KU 30 Putri. Ia berharap kejuaraan ini dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekosistem olahraga sekaligus sport tourism di Jakarta dan Indonesia.
Kejuaraan Basket Triwarga 2026 pun menjadi penegasan bahwa rivalitas kampus—termasuk antara UI, UGM, dan ITB—dapat dirayakan secara sehat, inklusif, dan penuh makna, dengan menjadikan olahraga sebagai medium kebersamaan dan kontribusi alumni bagi ruang publik.





